Ketika masalah-masalah tersebut datang bertubi-tubi pasti suasana hati juga ikut murung dan galau, namun semua itu wajar dialami oleh manusia karena dalam hidup Allah pasti memberikan cobaan kepada hambanya. Nah, ketika hati sedang diselimuti dengan beragam masalah, salah satu obat yang diajarkan Nabi Muhammad SAW adalah berdzikir kepada Allah SWT.
Sesungguhnya ujian dan cobaan yang datang bertubi-tubi menerpa hidup manusia merupakan satu ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah . Tidak satu pun diantara kita yang mampu menghalau ketentuan tersebut.
Tatkala Ujian Datang Bertubi Tubi - Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MAseseorang ditimpa ujian dan musibah datang bertub
Manfaat Cobaan dalam Islam; Kenapa Allah Memberikan Cobaan Bertubi-tubi. 1. Untuk Menguji Ketaqwaan Kita; 2. Untuk Meningkatkan Derajat Kita di Sisi Allah; 3. Sebagai Ujian untuk Mengangkat Derajat Kita di Akhirat; Cara Mengatasi Cobaan Bertubi-tubi. 1. Berserah Diri pada Allah SWT; 2. Berdoa dan Meminta Pertolongan Allah SWT; 3. Mencari
Kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan merupakan tanda berimannya seseorang kepada Allah swt. Sesungguhnya ujian dan cobaan yang datang bertubi-tubi menerpa hidup manusia merupakan suatu ketentuan yang telah ditetapkan berdasarkan rahmat dan sifat adilnya Allah swt.
Allah memberikan ujian kepada seseorang karena Allah menginginkan kebaikan pada orang tersebut. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, : "Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah dengan kebaikan maka dia akan ditimpakan dengan musibah." (riwayat Al-Bukhari) Itulah antara lain alasan-alasan mengapa seseorang diuji oleh Allah.
Seruni.id - Pernahkah kita mengeluh karena Allah memberikan ujian yang tiada habisnya? Pernahkah kita menganggap bahwa Allah tidak adil kepada hambanya, karena hanya kita yang diberikan cobaan bertubi-tubi? Pasti jawabannya, iya. Ketahuilah, sesungguhnya ada alasan kenapa Allah menguji kita. Berikut ulasannya:
MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA - Dalam hidup, seorang muslim kadang dihantam oleh cobaan yang bertubi-tubi. Cobaan itu tidak seharusnya membuat seorang umat muslim merasa terpuruk dan berputus asa. Dengan ikhtiar, tawakal dan iman, bisa jadi cobaan itu merupakan wujud dari cinta dan kasih sayang Allah kepada kita.
Kembali kepada Allah hanya ketika ditimpa malapetaka. Pendakwah Mesir, Mustafa Husni, memberi penjelasan soal ini. Terkadang, kata Husni, seorang Muslim tidak perlu terlalu dalam untuk memahami hikmah Allah SWT. Sebab, itu bisa memunculkan kerisauan hati yang berlebihan.
Dan Insya Allah, mulai Januari 2019, setiap Jumat saya akan menulis di www.JamilAzzaini.com dengan perpektif spiritual, Saya sebagai seorang muslim, meyakini bahwa masalah yang muncul bertubi-tubi itu karena kita punya penyakit hati seperti dengki, marah, sombong, putus asa, kurang bersyukur, pelit, riya, malas dan sejenisnya.
5nFED.